Anggaran Sumber Daya Air Kepulauan Seribu Turun dari Rp 201 M Jadi Rp 79 M
jakarta.jpnn.com - Anggaran sumber daya air (SDA) di Kepulauan Seribu turun drastis dari Rp 201 miliar menjadi Rp 79 miliar pada 2025.
Meskipun demikian, penurunan anggaran yang sangat signifikan itu tidak memengaruhi program esensial.
Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kepulauan Seribu mengeklaim anggaran masih cukup untuk menjalankan program prioritas.
Kepala Sudin SDA Mustajab mengatakan sebagian besar kegiatan tahun depan fokus pada pemeliharaan rutin.
Menurut Mustajab, hanya ada dua proyek pembangunan yang dijadwalkan dilaksanakan pada 2026.
Dua proyek itu ialah instalasi brackish water reverse osmosis (BWRO) di Pulau Panggang dan Pulau Kelapa untuk memperkuat pasokan air bersih.
Program lain berupa pemeliharaan tahunan guna menjaga produksi air bersih bagi masyarakat di sepuluh pulau berpenduduk tetap, sedangkan penyediaan air bersih sepenuhnya dialihkan kepada PAM Jaya.
“Pembangunan dan peningkatan kapasitas instalasi air bersih di Pulau Karya masih berlangsung dan ditargetkan selesai pada akhir 2025,” kata Mustajab, Minggu (30/11).
Anggaran sumber daya air (SDA) di Kepulauan Seribu turun drastis dari Rp 201 miliar menjadi Rp 79 miliar pada 2025.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jakarta di Google News