Cegah Demam Berdarah, Rano Karno Minta Jumantik Kerja Lebih Maksimal

Rabu, 07 Januari 2026 – 15:00 WIB
Cegah Demam Berdarah, Rano Karno Minta Jumantik Kerja Lebih Maksimal - JPNN.com Jakarta
Arsip foto - Petugas juru pemantau jentik (jumantik) memeriksa bak kamar mandi milik warga di RT 15 RW 04 Pasar Baru, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2019). Foto: ANTARA/Dewa Wiguna.

jakarta.jpnn.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengimbau warga ibu kota menerapkan skema menguras, menutup, dan mengubur (3M) untuk mencegah penyakit demam berdarah dengue (DBD) pada masa pancaroba.

Rano Karno mengatakan potensi penyebaran penyakit demam berdarah menjadi peringatan bagi semua pihak.

“Biasa itu, pancaroba setelah musim hujan, akan muncul DBD,” kata Rano Karno, Senin (5/1).

Politikus PDIP itu juga meminta kader juru pemantau jentik (jumantik) bekerja lebih maksimal.

“Harus lebih dioptimalkan lagi," kata Rano Karno.

Di sisi lain, Praktisi Kesehatan Masyarakat Dokter Ngabila Salama mengimbau masyarakat rajin membersihkan rumah untuk mencegah penyebaran DBD.

Menurut dia, nyamuk penyebab demam berdarah lebih mudah menjangkiti masyarakat pada musim pancaroba.

"Pada musim itu, ada banyak tempat yang jadi lahan jentik nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak, seperti di ember-ember atau kaleng-kaleng bekas," terang Ngabila.

Rano Karno mengimbau warga ibu kota menerapkan skema menguras, menutup, dan mengubur (3M) untuk mencegah penyakit demam berdarah dengue
Facebook JPNN.com Jakarta Twitter JPNN.com Jakarta Pinterest JPNN.com Jakarta Linkedin JPNN.com Jakarta Flipboard JPNN.com Jakarta Line JPNN.com Jakarta JPNN.com Jakarta
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jakarta di Google News