Tren ISPA di Jakarta Barat Meningkat Sejak Agustus 2026

Minggu, 27 September 2026 – 12:00 WIB
Tren ISPA di Jakarta Barat Meningkat Sejak Agustus 2026 - JPNN.com Jakarta
Arsip Foto - Dokter memeriksa kesehatan pasien berqeiala Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Puskesmas Kecamatan Mampang Prapatan Jakarta Selatan, Jumat (11/8/2023). Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/nym. (A)

jakarta.jpnn.com - Tren kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Jakarta Barat terus meningkat sejak akhir Agustus 2026.

Berdasarkan data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR), ada 10.963 kasus ISPA baru pada periode 30 Agustus-5 September 2026.

"Pada periode 6-12 September 2026, ada sebanyak 13.042 kasus baru,” kata Kepala Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Barat Sahruna, Rabu (23/9).

“Minggu berikutnya sebanyak 13.614 kasus baru," kata Sahruna.

Dia mengatakan peningkatan kasus tersebut juga terjadi secara spesifik pada kasus Influenza-Like Illness (ILI).

Pada periode 30 Agustus-5 September 2026 ada sebanyak 54 kasus baru.

Pada periode 6-12 September 2026 sebanyak 79 kasus baru. Pada minggu berikutnya sebanyak 26 kasus baru.

"Kenaikan kasus terlihat di periode minggu ke 36 atau 6-12 September 2026," kata Sharuna.

Tren kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Jakarta Barat terus meningkat sejak akhir Agustus 2026.
Facebook JPNN.com Jakarta Twitter JPNN.com Jakarta Pinterest JPNN.com Jakarta Linkedin JPNN.com Jakarta Flipboard JPNN.com Jakarta Line JPNN.com Jakarta JPNN.com Jakarta
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jakarta di Google News