Ketum GPA Tolak Reformasi Polri
jakarta.jpnn.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al-Washliyah (PP GPA) Aminullah Siagian mengatakan reformasi Polri bukan sekadar melalui komite atau forum dialog yang berhenti di atas kertas.
“Struktur, budaya, dan mental internal Polri harus dibenahi,” kata Aminullah, Sabtu (13/9).
Menurut Aminullah, hal itu membutuhkan keberanian politik serta implementasi nyata.
“Bukan sekadar wacana," ujar Aminullah.
Aminullah mengatakan setiap rekomendasi reformasi harus melibatkan partisipasi publik dan pengawasan independen.
"Reformasi tanpa kontrol masyarakat sejatinya hanya ilusi. Rakyat berhak mengetahui dan mengawal setiap langkah," ujar Aminullah.
Di sisi lain, Aminullah menyebut Polri bukan dalang di balik demo anarkistis pada Agustus 2025.
"Polri bukan penggerak aksi anarkis atau dalang kerusuhan. Mereka bekerja profesional untuk menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Aminullah.
Aminullah Siagian mengatakan reformasi Polri bukan sekadar melalui komite atau forum dialog yang berhenti di atas kertas.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jakarta di Google News