Cak Imin Minta Kader PKB Tidak Korupsi

Senin, 16 Maret 2026 – 09:00 WIB
Cak Imin Minta Kader PKB Tidak Korupsi - JPNN.com Jakarta
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Muhaimin Iskandar (tengah) sebelum melepas peserta “Mudik Gratis PKB Idul Fitri 1447 Hijriah” di halaman Kantor DPP PKB, Jakarta, Minggu (15/3/2026). Foto: ANTARA/Rio Feisal

jakarta.jpnn.com - Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin meminta seluruh kepala daerah dari partainya tidak melakukan korupsi.

“Jangan pernah terjebak pada hal-hal yang membahayakan dan menuju korupsi,” ujar Cak Imin di Kantor DPP PKB, Jakarta, Minggu (15/3).

Cak Imin menyampaikan pernyataan tersebut setelah Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman terkena OTT KPK.

Syamsul Auliya Rachman adalah kader PKB. Dia menjadi tersangka kasus dugaan korupsi dalam bentuk pemerasan.

Sebelumnya, pada 13 Maret 2026, KPK mengumumkan operasi tangkap tangan kesembilan 2026 sekaligus yang ketiga pada Ramadan.

OTT tersebut menangkap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan 26 orang lainnya.

KPK juga menyita uang tunai dalam bentuk rupiah dalam penangkapan itu.

Pada 14 Maret 2026, KPK mengumumkan Syamsul Auliya Rachman (AUL) dan Sekretaris Daerah Cilacap Sadmoko Danardoo (SAD) sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan dan penerimaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, tahun anggaran 2025-2026.

Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin meminta seluruh kepala daerah dari partainya tidak melakukan korupsi.
Facebook JPNN.com Jakarta Twitter JPNN.com Jakarta Pinterest JPNN.com Jakarta Linkedin JPNN.com Jakarta Flipboard JPNN.com Jakarta Line JPNN.com Jakarta JPNN.com Jakarta
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jakarta di Google News