Di Depan Gibran dan Puan Maharani, Prabowo: Siapa Tahu Ada Presiden AHY

jakarta.jpnn.com - Presiden Prabowo Subianto menilai Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berpeluang menjadi kepala negara pada masa mendatang.
Menurut Prabowo, AHY bisa mengikuti jejak ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyon (SBY), yang pernah menjabat sebagai presiden.
"Ada Presiden SBY. Siapa tahu ada Presiden AHY," kata Prabowo pada Penutupan Kongres VI DPP Partai Demokrat di Jakarta, Selasa (25/2).
Baca Juga:
Dalam acara itu, Ketua Umum Partai Demokrat AHY duduk diapit Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Ketua DPR Puan Maharani.
Di sisi lain, Prabowo mengaku memberikan tugas berat kepada AHY selaku Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
Salah satu tugas yang diberikan Prabowo Subianto ialah pembangunan tanggul raksasa (giant sea wall) di pantai utara Pulau Jawa.
“Giant sea wall yang akan menyelamatkan pantai utara Jawa,” kata Prabowo.
Ketua Umum Partai Gerindra itu menjelaskan tanggul raksasa akan dibangun di beberapa lokasi, seperti Banten sampai Gresik.
Presiden Prabowo Subianto menilai Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berpeluang menjadi kepala negara pada masa mendatang.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jakarta di Google News