Dinkes DKI Beri Edukasi Pencegahan Gagal Ginjal Akut, Simak ya

Minggu, 23 Oktober 2022 – 15:10 WIB
Dinkes DKI Beri Edukasi Pencegahan Gagal Ginjal Akut, Simak ya - JPNN.com Jakarta
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti di Balai Kota DKI, Selasa (8/3). Foto: Ryana Aryadita Umasugi/JPNN.com

Sementara itu, sebanyak 40 orang anak meninggal dunia diduga terkait gagal ginjal akut misterius yang ditangani di Jakarta berdasarkan data hingga Jumat (19/10).

Dinas Kesehatan DKI menjelaskan gejala awal gagal ginjal akut misterius di antaranya demam, diare dan muntah, batuk pilek.

Kemudian, gejala lanjutan di antaranya jumlah urine dan frekuensi buang air kecil berkurang, badan membengkak, penurunan kesadaran dan sesak nafas.

Jika ditemukan gejala demam, diare, muntah, frekuensi buang air kecil berkurang, sebaiknya dalam 12 jam harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan.

"Semakin cepat terdeteksi, makin baik perbaikan penyakit jika ditangani khusus," imbuh Widyastuti.

Adapun langkah yang perlu dilakukan untuk mencegah gangguan ginjal di antaranya cukupi kebutuhan cairan harian sesuai usia, konsumsi makanan lengkap dan gizi seimbang.

Kemudian, terapkan pola hidup sehat, hindari mengonsumsi obat keras terbatas tanpa resep dokter.

Pihaknya meminta masyarakat tidak panik namun tetap waspada terutama jika jumlah dan frekuensi buang air kecil anak berkurang. (antara/jpnn)

Gandeng PKK dan posyandu, Dinkes DKI beri edukasi pencegahan gagal ginjal Akut, Simak ya

Redaktur & Reporter : Tarmizi Hamdi

Facebook JPNN.com Jakarta Twitter JPNN.com Jakarta Pinterest JPNN.com Jakarta Linkedin JPNN.com Jakarta Flipboard JPNN.com Jakarta Line JPNN.com Jakarta JPNN.com Jakarta

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jakarta di Google News

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia